17 Juni 2026 - 22:31
Perang melawan Iran gagal; Keseimbangan kekuatan di kawasan ini akan berubah/kita akan bertahan dan menang

Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Syekh Naim Qassem, menegaskan bahwa perang yang dilancarkan terhadap Iran telah gagal mencapai tujuannya. Menurutnya, sasaran utama perang tersebut adalah menjatuhkan Republik Islam Iran dan mengakhiri kehidupan merdeka bangsa Iran, namun tujuan itu tidak tercapai.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Syekh Naim Qassem, menegaskan bahwa perang yang dilancarkan terhadap Iran telah gagal mencapai tujuannya. Menurutnya, sasaran utama perang tersebut adalah menjatuhkan Republik Islam Iran dan mengakhiri kehidupan merdeka bangsa Iran, namun tujuan itu tidak tercapai.

Ia menyatakan bahwa kemenangan Iran dan poros perlawanan akan membawa perubahan besar dalam keseimbangan kekuatan di kawasan. Karena itu, ia menyampaikan ucapan selamat kepada bangsa Iran, kelompok-kelompok perlawanan, serta seluruh bangsa yang mendambakan kemerdekaan dan kebebasan.

Syekh Naim juga menegaskan bahwa Hizbullah tetap bertahan dan tidak akan menyerah terhadap tekanan Israel. Menurutnya, ancaman yang dihadapi Lebanon bersifat eksistensial, sehingga perlawanan merupakan hak yang sah untuk mempertahankan tanah air, masa depan, dan kedaulatan negara.

Ia menolak segala upaya pelucutan senjata Hizbullah melalui tekanan politik maupun negosiasi, seraya menegaskan bahwa apa yang gagal diraih Israel di medan perang tidak akan diberikan melalui meja perundingan.

Dalam pidatonya, ia juga menekankan bahwa kekuatan utama perlawanan bukan hanya persenjataan, melainkan iman, tekad, dan keyakinan yang terinspirasi dari perjuangan Imam Husain as. Karena itu, ia menyatakan dengan penuh keyakinan:"Kami akan tetap ada, kami tidak akan disingkirkan, dan kami akan meraih kemenangan."

Syekh Naim Qassem menutup pidatonya dengan menyerukan persatuan nasional Lebanon, pengusiran penuh pasukan Israel dari wilayah Lebanon, serta mempertahankan kedaulatan negara tanpa tunduk pada tekanan Amerika Serikat maupun Israel.

Your Comment

You are replying to: .
captcha